Syarat Usia Lowongan Kerja Resmi Dihapus, Berikut Ketentuannya

Syarat Usia Lowongan Kerja Resmi Dihapus, Berikut Ketentuannya

Menaker soal Lowongan Kerja

Pemerintah menghapus syarat usia di lowongan kerja. Ketentuan ini diatur usai Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menerbitkan Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/6/HK.04/V/2025 tentang Larangan Diskriminasi dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kerja.

“SE ini diterbitkan untuk mempertegas komitmen pemerintah terkait prinsip nondiskriminatif, agar proses rekrutmen tenaga kerja dilakukan secara objektif dan adil,” kata Menaker Yassierli.

1. Lingkungan Kerja yang Adil dan Inklusif

Yassierli mengungkapkan bahwa lingkungan kerja harus adil, inklusif, non diskriminatif, dan memberi kesempatan yang setara bagi semua warga negara sebagai bentuk dari pembangunan nasional. 

Menaker juga mengakui mengenai praktik rekrutmen saat ini masih bersifat diskriminatif, seperti pembatasan usia, syarat penampilan, warna kulit, suku, dan sebagainya.

Kas138

Longsor Gunung Kuda Cirebon, BPBD Jabar: 10 Orang Tewas

Longsor Gunung Kuda Cirebon, BPBD Jabar: 10 Orang Tewas Tertimbun, Ini Identitasnya

Gunung kuda di cirebon

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat jumlah korban tewas tertimbun longsor tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Duku Puntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sebanyak 10 orang.

Tujuh orang telah teridentifikasi dan tiga belum teridentifikasi. Berikut identitas tujuh korban tewas:

1. Andri (41) Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

2. Sukadi (48) Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

3. Sanuri (47) Desa Semplo, Kecamatan Palimanan, Cirebon.

4. Sukendra (51), Desa Girinata, Kecamatan  Duku Puntang, Cirebon

5. Dedi Hirmawan (45), Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung.

6. Sarwah (36), Kelurahan Kenanga Blok Pontas, Kecamatan Sumber, Cirebon.

7. Rusjaya (48) Desa Beberan, Blok Beberan, RT 02 RW 01, Kecamatan Palimanan, Cirebon

Tiga korban tewas hingga saat ini belum teridentifikasi. Selain menyebabkan 10 orang tewas dan sembilan orang luka-luka, peristiwa itu juga mengakibatkan 3 unit alat berat excavator dan enam truk rusak.

Gadis 14 Tahun di Sumedang Nyaris Diperkosa Ayah Kandung

Gadis 14 Tahun di Sumedang Nyaris Diperkosa Ayah Kandung

Gadis 14 Tahun di Sumedang Nyaris Diperkosa Ayah Kandung

 Seorang gadis remaja berusia 14 tahun di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, nyaris menjadi korban rudapaksa oleh ayah kandungnya pada, Rabu 28 Mei 2025, saat korban tengah sendirian di rumah.

Kapolsek Pamulihan, Iptu Tri Sunu Suparjianto, membenarkan adanya laporan kasus dugaan percobaan rudapaksa tersebut. “Iya, laporan diterima sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Tri saat dihubungi, Kamis (29/5/2025).

Berdasarkan informasi, saat kejadian ibu korban sedang bekerja di sebuah pabrik. Pelaku diduga memanfaatkan kondisi rumah yang sepi untuk melancarkan aksinya.

Namun, korban melakukan perlawanan dan berteriak keras hingga mengundang perhatian warga sekitar

Soal pelakunya ayah kandung korban atau bukan, saya tidak tahu karena Polsek tidak memeriksa. Kalau dari informasi warga memang begitu, tapi itu perlu pembuktian. Saya tidak bisa memvonis,” ujarnya.

Arus Lalin Tidak Bergerak, Jalan Gatsu Arah Senayan-Blok M Ditutup Sore Ini

Arus Lalin Tidak Bergerak, Jalan Gatsu Arah Senayan-Blok M Ditutup Sore Ini

Arus Lalin Tidak Bergerak, Jalan Gatsu Arah Senayan-Blok M Ditutup Sore Ini

Jalan Gatot Soebroto (Gatsu) menuju Senayan dan Blok M ditutup , Rabu (28/5/2025) sore hari ini. Langkah ini diambil setelah arus lalu lintas di jalan tersebut macet parah tidak bergerak.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kemacetan panjang terjadi di Jalan Gatsu dari arah Kuningan yang ingin menuju Senayan. Bahkan, kemacetan itu membuat kendaraan tidak bergerak.

Kemacetan panjang itu terjadi hingga di jalur lambat simpang Semanggi arah menuju Senayan-Blok M. Suara klakson kendaraan pun terus berbunyi berharap arus lalu lintas bisa bergerak.

Sekira pukul 16.17 WIB, sejumlah polisi lalu lintas memutuskan untuk menutup sementara ruas jalan yang menuju Senayan-Blok M dari arah Jalan Gatsu.

Terpantau hanya kendaraan roda dua yang diperbolehkan melintas jalan tersebut. Sejumlah petugas kepolisian pun menyampaikan kepada sejumlah pengendara jika ruas jalan di Simpang Semanggi ini ditutup.

“Enggak bisa lewat pak, enggak gerak. Jalan ditutup,” kata petugas kepada para pengendara mobil.

Petugas lalu lintas pun meminta kendaraan roda empat untuk untuk mencari jalur alternatif lainnya. Tapi, ada sejumlah kendaraan yang memilih untuk tetap bertahan sambil menunggu jalan dibuka.
 

Penggarap Hutan Ditemukan Tewas di Taman Nasional BBS

Penggarap Hutan Ditemukan Tewas di Taman Nasional BBS Diduga Diserang Harimau Sumatera 

Perambah hutan ditemukan tewas diserang harimau sumatera

Seorang pria ditemukan tewas mengenaskan di dalam Hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Pria tersebut diduga tewas usai diserang harimau sumatera.

Informasi yang dihimpun Okezone, pria tersebut merupakan seorang perambah yang akan menggarap hutan TNBBS di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat, Lampung.

Benar, ada seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam kawasan hutan TNBBS. Kuat dugaan diserang oleh Harimau Sumatera,” ujar Kepala Balai Besar TNBBS, Hifzon Zawahiri, Selasa (27/5/2025).

Hifzon mengungkapkan, pria tersebut dikatakan sebagai seorang perambah yang akan menggarap kawasan hutan TNBBS.

“Informasi yang kami dapat korban ini merupakan penambah. Untuk datanya kami masih menunggu anggota yang berada di lapangan, mohon bersabar,” pungkasnya.

Tewasnya pria tersebut menambah deretan kasus konflik manusia dan harimau sumatera di Kabupaten Lampung Barat. Tercatat dari akhir tahun 2024 hingga pertengahan 2025, sebanyak 5 orang 

Polisi Tetapkan 348 Preman Berkedok Ormas Jadi Tersangka, dari FBR hingga GRIB Jaya

Polisi Tetapkan 348 Preman Berkedok Ormas Jadi Tersangka, dari FBR hingga GRIB Jaya

Polisi Tetapkan 348 Preman Berkedok Ormas Jadi Tersangka, dari FBR hingga GRIB Jaya

Polda Metro Jaya menetapkan 348 orang sebagai tersangka dalam kasus premanisme berkedok ormas hasil Operasi Berantas Jaya 2025. Dari ratusan tersangka, ada yang merupakan oknum ormas PP, FBR, Trinusa, Gibas, GNBI, hingga GRIB Jaya.

“Dalam operasi ini kita juga menetapkan 56 preman yang berkedok ormas,” ujar Karo Ops Polda Metro Jaya, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika pada waartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/5/2025)

Menurutnya, preman berkedok ormas tersebut diduga kuat melakukan tindakan-tindakan yang meresahkan masyarakat, seperti pemerasan hingga penguasaan lahan. Dari ratusan preman itu, sabanyak 56 orang berasal dari Pemuda Pancasila (PP) sebanyak 31 orang, Forum Betawi Rempug (FBR) sebanyak 10 orang, Trinusa sebanyak 11 orang dan GRIB Jaya, Gibas, GNBI, serta DPPKB masing-masing 1 orang.

Pelajar SMA Ajak Bom Tempat Ibadah, Densus 88

Pelajar SMA Ajak Bom Tempat Ibadah, Densus 88 Sita Sejumlah Barang Bukti

Ilustrasi Penangkapan Teroris/Antara

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror mengamankan sejumlah barang saat menangkap pelajar SMA berinisial MAS (18) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pelaku diduga aktif menyebarkan propaganda dan ajakan aksi teror melalui media sosial.

PPID Densus 88 AT Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana mengatakan, barang bukti yang disita didapat saat penggeledahan di rumah pelaku.

“Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade dan satu unit ponsel merek Oppo A3X yang diduga digunakan untuk aktivitas komunikasi dan penyebaran konten terorisme,” ujar Mayndra, Minggu (25/5/2025).

Pelaku diketahui aktif dalam sebuah kanal komunikasi digital yang menyebarkan konten-konten berkaitan dengan ideologi ISIS, termasuk ajakan melakukan aksi pengeboman rumah ibadah.

“Terduga aktif dalam sebuah kanal komunikasi digital yang menyebarkan konten-konten berkaitan dengan ideologi ISIS, termasuk ajakan melakukan aksi pengeboman terhadap tempat ibadah,” bebernya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, MAS diketahui mengelola dan aktif mengirimkan berbagai postingan berupa gambar, video, rekaman suara, dan tulisan yang berisi propaganda Daulah Islamiyah (ISIS) di sebuah grup WhatsApp bernama Daulah Islamiah yang dibuat sejak Desember 2024.

Buntut Lemparan Flare di Laga Persija Vs Malut United, 36 Orang Diamankan

Buntut Lemparan Flare di Laga Persija Vs Malut United, 36 Orang Diamankan

Buntut Lemparan Flare di Laga Persija Vs Malut United, 36 Orang Diamankan

 Polisi mengamankan 36 orang diamankan terkait pelemparan flare saat Laga Persija Vs Malut United di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Jumat kemarin. Polisi mengatakan 34 orang telah diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk pembinaan.

“Untuk yang diamankan kita serahkan ke dinas sosial untuk pembinaan,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Ahmad Fuady saat dihubungi, Sabtu (24/5/2025).

Fuady mengatakan, 2 orang lainnya juga telah dikembalikan ke orang tuanya. Dia mengatakan keduanya masih berusia di bawah umur.

“Dan 2 orang dikembalikan ke orang tua karena di bawah umur,” ujarnya.

Sebagai informasi, Laga di JIS pada Jumat 23 Mei 2025, itu sempat dihentikan pada menit 74, karena awalnya flare menyala dari arah tribun utara. Tak lama setelahnya, flare tampak menyala di berbagai sisi stadion.

Sejumlah penonton tampak melemparkan smoke bomb ke arah lapangan. Beberapa petugas di lapangan dengan sigap melempar kembali smoke bomb tersebut ke tempat yang lebih aman.

Hasil Malaysia Masters 2025: Putri KW Disingkirkan Han Yue

Hasil Malaysia Masters 2025: Putri KW Disingkirkan Han Yue

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani tersingkir dari Malaysia Masters 2025.

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani tersingkir dari Malaysia Masters 2025. Dia dikalahkan utusan China, Han Yue, 12-21, dan 13-21 di Axiata Arena, Jumat (23/5/2025) siang WIB.

Duel dibuka dengan permainan ketat antara kedua tunggal putri. Putri harus menghadapi permainan cepat dari Han pada awal pertandingan gim pertama. 

Kejar-kejaran poin pun terjadi di awal pertandingan. Namun demikian, Han yang bermain efektif terlihat memegang keunggulan dengan selisih satu poin. 

Pada jeda interval gim pertama, Han akhirnya mengunci keunggulan dengan skor tipis 11-10. Putri langsung mencoba mengejar setelah rehat. 

Namun sayang, Han Yue berhasil mengontrol permainan hingga pengujung laga gim pertama. Putri kesulitan keluar dari tekanan dan akhirnya kalah 12-21.

Memasuki gim kedua, Han langsung pegang kendali permainan sejak awal. Tunggal putri ranking tiga dunia itu tak memberikan Putri kesempatan untuk melawan.

Namun, Putri tetap berjuang dengan memaksimalkan peluang yang ada. Pada jeda interval gim kedua, Han memimpin dengan skor 11-9.

Setelah jeda, Putri kembali kesulitan untuk mengembangkan permainan. Sementara, Han konsisten mencetak poin beruntun hingga pengujung laga. 

Pada akhirnya, Han berhasil mengalahkan Putri di gim kedua dengan skor 21-13. Hasil ini memastikan Putri Kusuma Wardani terhenti di perempat final Malaysia Masters 2025.

Hasto: BAP Saeful Bahri Daur Ulang dan Akrobat Hukum

Hasto: BAP Saeful Bahri Daur Ulang dan Akrobat Hukum

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai keterangan saksi merupakan daur ulang dan akrobat hukum

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa  Penuntut Umum (JPU) merupakan daur ulang dan akrobat hukum. Ia merespons pernyataan eks Kader PDIP, Saeful Bahri, saksi dalam sidang kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI dan perintangan penyidikannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/5/2025).

“Kesaksian saudara Saeful Bahri atas pertanyaan jaksa penuntut umum tadi menunjukkan proses daur ulang itu nyata. Karena yang dibacakan di dalam BAP itu adalah suatu akrobat hukum,” kata Hasto di sela-sela skors sidang.

Hasto melanjutkan, keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan Khusus (BAPK) yang menjadi rujukan jaksa merupakan keterangan lama yang diambil saat penyelidikan pada 8 Januari 2020. Menurutnya, keterangan Saeful dihidupkan meski bertentangan dengan fakta dalam putusan pengadilan.

“Ketika BAPK itu kemudian dihidupkan kembali. Padahal itu bertentangan dengan putusan nomor 18 dan 28, maka terkesan ini adalah proses daur ulang,” ujarnya.

Hasto menilai isi BAPK yang dihidupkan kembali tersebut cenderung memberatkannya. Ia mencontohkan, desakan terus-menerus dari Harun Masiku kepada Saeful Bahri, termasuk terkait dukungan dana, yang tidak muncul dalam BAP.

“Di situlah terjadi konflik kepentingan karena hal-hal lain itu tidak disebutkan,” ucapnya.