Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Lampung, Kombes Dery Agung Wijaya mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan informasi masyarakat terkait keresahan beredar grup Facebook.
“Dari informasi masyarakat ini kami lakukan penyelidikan melalui tim Cybercrime Polda Lampung. Kemudian dari hasil penyelidikan kami amankan tiga orang yang statusnya sudah menjadi tersangka saat ini,” ujar Dery, Senin
Dery menerangkan, penyelidikan yang dilakukan pihaknya terhadap kasus ini berfokus pada dua grup Facebook bernama Grup Gay Lampung dan Grup Gay Bandar Lampung yang diikuti puluhan ribu anggota.
“Ada dua grup Facebook, Gay Lampung dan Gay Bandar Lampung. Ini akunnya dari yang kami selidiki diikuti puluhan ribu anggota,” kata dia.
Dalam video yang beredar awalnya bus itu mengemudi jalur paling kanan. Di depannya terlihat mobil PJR mengemudi dengan menyalakan lampu rotator.
Tak lama setelahnya, salah satu bus menyalip mobil polisi itu dan langsung mengadang mobil polisi dengan perlahan. Sopir bus yang turun lantas mengamuk dan meminta polisi menjelaskan kepada dirinya terkait aturan lalu lintas.
Saya ke kanan gak boleh, ke kiri ga boleh. Bapak mabuk ya?” kata salah satu pria ke arah mobil polisi itu.
“Saya tidak mabuk,” jawab polisi itu.
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Wadirlantas), AKBP Argo Wiyono menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Kamis 3 Juli 2025 di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Menurut Argo saat itu ada iring-iringan bus yang menggunakan lajur paling kanan.
Melihat hal itu, petugas PJR kemudian berinisiatif untuk meminggirkan rombongan bus itu. Sebab bus itu dinilai berkendara tidak sesuai jalur.
“Artinya kendaraan yg bukan tempatnya di lajur kanan dipinggirkan untuk berada di lajur tengah atau lajur kiri,” kata Argo kepada wartawan, Minggu (6/7/2025).
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin menyebutkan, jenazah korban baru ditemukan warga pada Sabtu (5/7/) pagi, sedangkan korban diduga tewas sejak tadi malam.
Tadi pagi ketemunya, mainnya si semalem kata saksi. Kan ada teman mainnya tuh semalem, cuma ditemuin sama ibu-ibu depan rumahnya tuh pagi. Pas ibu-ibu buka pintu (lagi) nyapu,” kata Suparmin kepada wartawan, Sabtu (5/7/2025).
Dia mengungkap, jenazah korban ditemukan tak jauh dari tiang listrik di sekitar taman. “Kan di taman itu (ditemukan), terus di bawah tiang listrik, tiang lampu,” ujar dia.
Suparmin belum bisa menyimpulkan perihal penyebab tewasnya korban. Dia hanya menyebut kini pihaknya tengah melakukan penyelidikan perihal itu. Adapun jasad korban telah dibawa ke RSUD Fatmawati.
Mantan Menteri Perdagangan (Mendag), Thomas Triskasih Lembong alias Tom Lembong memasuki ruang sidang
Mantan Menteri Perdagangan (Mendag), Thomas Triskasih Lembong alias Tom Lembong memasuki ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (4/7/2025). Teriakan ‘Hidup Tom Lembong’ bergema jelang sidang pembacaan surat tuntutan terkait kasus dugaan korupsi impor gula.
Pantauan Okezone di lokasi, Tom Lembong memasuki ruang sidang sekira pukul 14.18 WIB. Awalnya, ia melepas rompi dan borgol yang dikenakan.
Didampingi istrinya, Franciska Wihardja, mereka berjalan menuju kursi pengunjung ruang sidang di barisan paling depan. Pada kesempatan tersebut, beberapa pengunjung sidang berteriak menyebut nama Tom Lembong.
“Hidup Tom Lembong,” teriak salah satu pengunjung ruang sidang. Beberapa pengunjung ruang sidang membalas teriakan tersebut dengan kata ‘hidup’.
Diketahui, Tom Lembong didakwa telah merugikan negara sebesar Rp578 miliar dalam kasus dugaan korupsi impor gula. Hal itu disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan surat dakwaan di ruang sidang PN Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2025).
“Problemnya masyarakat sekarang ini seakan-akan kalau sekolah di swasta itu ndak sekolah. Gitu loh,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Kamis (4/7/2025).
Dalam seleksi penerimaan murid baru siswa yang gagal masuk sekolah negeri diarahkan mendaftar ke sekolah swasta. Pemerintah juga menyediakan akses bagi anak didik di sekolah swasta.
Mu’ti memastikan sekolah negeri tidak bisa menampung seluruh siswa yang masuk kategori wajib belajar. “Sejak awal, peraturan menteri mengarahkan yang tidak diterima di negeri bisa belajar di swasta dan dibantu pemerintah,” paparnya.
Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan mengungkapkan, video syur dan foto bugilnya itu merupakan hubungan dari kedua pasangan tersebut.
“Dia (Pelaku) mengancam akan menyebarkan foto bugil dan video porno durasi pendek hubungan antara dia dengan korban,” kata Pengky, Rabu (2/7/2025).
Dengan adanya dokumentasi mereka, kata dia, pelaku melancarkan aksi pemerasannya hingga korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
“Adanya laporan polisi dari korban. Tindakan pemerasan permintaan uang, kemudian sudah beberapa kali ditransfer kerugian kurang lebih Rp20 juta baik transfer atau cash. Mungkin karena dia gak tahan melapor ke Polsek Cempaka Putih,” ujarnya
Meski begitu, Puan menyampaikan bahwa pimpinan DPR akan segera membaca dan memproses sesuai mekanisme berlaku, apabila sudah diterima atau diserahkan dari pihak Kesetjenan DPR.
Mantan Menko PMK itu tak menjawab secara tegas apakah pimpinan DPR akan memberikan atensi khsusus terhadap surat pemakzulan Gibran yang dikirim forum Purnawirawan Prajurit TNI pada masa reses kemarin.
“Ya dalam masa reses, tapi kan dibukanya baru Selasa yang lalu masa sidangnya. Dan surat yang ada masih banyak sekali. Jadi kita lihat dulu bagaimana dan seperti apa,” ujarnya.
Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono/Foto: Achmad Al Fiqri
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto, menyoroti kosongnya posisi duta besar (dubes) di 12 Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Pemerintah hendaknya segera mengisi pos dubes RI untuk negara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan saat Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2025).
“Data yang saya terima ada 12 KBRI kosong tanpa Dubes. Amerika Serikat dari tahun 2023 karena dubesnya ditunjuk jadi Wamen BUMN. PBB New York dari 2024 karena dubesnya jadi wamenlu. Dubes Jerman jadi Wamenlu juga, PBB Jenewa dubesnya jadi Wamen PPN dan Bappenas,” ujar Anton dalam rapat.
Anton juga menyoroti posisi Dubes Korea Utara yang kosong sejak 2021 lantaran Covid-19. “Korea Utara dari 2021 ditarik karena COVID-19 sampai sekarang tidak ada,” katanya.
Anton pun meminta Dubes untuk negara lain diisi secepatnya. Ia menyebut hal ini akan berkaitan dengan diplomasi RI di kancah internasional.
Korban pun diselamatkan petugas terminal dalam insiden tersebut.
Berikut sejumlah fakta dirangkum pada peristiwa yang terjadi Kamis malam (26/6/2025) sekitar pukul 19.00 WIB di Terminal Arjosari Malang:
1. Terjadi di Jalur Keberangkatan Bus Patas
Insiden pengeroyokan perwira TNI AL itu terjadi di dalam terminal, tepatnya di area depan jalur keberangkatan bus Patas arah ke Surabaya. Sat itu menang Terminal Arjosari Malang tengah dalam kondisi ramai, karena libur panjang tahun baru 1 Muharram.
2. Terekam Kamera Ponsel
Insiden pengeroyokan itu terekam kamera ponsel warga. Video itu beredar di beberapa platform media sosial (medsos), yang memperlihatkan bagaimana kondisi mengerikannya korban dengan wajah dipenuhi darah.
Terlihat terduga korban mengenakan jaket berwarna biru dan bertopi itu, dalam keadaan luka parah di kepala. Darahnya pun sampai berceceran hingga ke area jalur keberangkatan. Bekas ceceran darah itu masih terlihat pada pagi harinya, meksipun sudah ditumpuk pasir agar menghilangkan bekasnya.
3. Korban Pengeroyokan Perwira Aktif
Diketahui korban pengeroyokan itu merupakan perwira TNI AL aktif. Sejumlah saksi saat melakukan penelusuran di lokasi kejadian, pun membenarkan hal tersebut bahwa korban memang statusnya anggota aktif TNI AL.
“Korbannya anggota TNI AL, dikeroyok beberapa orang, tapi kronologinya kurang jelas,” kata petugas berinisial B, yang sempat memberikan pertolongan ke korban.
Hal ini juga dikonfirmasi Kepala Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati saat ditemui di ruang kerjanya, bahwa korban berdinas di TNI AL, meskipun saat itu di Terminal Arjosari.
“Korban memang anggota aktif TNI, pangkatnya perwira. Kejadiannya sekitar jam 7 malam,” ujar Mega Perwira Donowati, ditemui beberapa waktu lalu.
Berdasarakan laporan yang diterima Pos Polairud Buton Utara (Butur), kapal ini karam dalam pelayaran dari Ereke menuju Moramo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada Jumat 27 Juni 2025 sekira pukul 23.00 Wita.
Mendapat informasi, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Wakatobi, Sabtu (28/6/2025) dini hari pukul 02.00 Wita.
Tim Rescue Pos SAR Wakatobi tiba di perairan tanjung goram pada pukul 05.40 Wita, namun tidak bisa mendekat ke kapal TB Iska 1165 yang ditumpangi 8 orang, karena gelombang cukup besar.
“Tim Rescue Pos SAR Wakatobi tiba di LKP (Last Known Position ) dan menemukan TB Iska 1165 dalam kondisi kandas namun RIB (Rigid Inflatable Boat), belum dapat merapat dikarenakan gelombang yang cukup besar,” ujar Kepala KPP Kendari, Aminuddin A.S, Sabtu (28/6/2025).