
Shanghai mencatat sekitar 3,12 juta kunjungan wisatawan inbound oleh pemegang paspor asing pada paruh pertama (H1) 2025, naik 53,3 persen secara tahunan (year on year), menurut Administrasi Kebudayaan dan Pariwisata Kota Shanghai pada Senin (21/7).
Momentum yang berkelanjutan datang dari pasar-pasar utama di Asia, yang dipimpin oleh Korea Selatan dengan 424.000 perjalanan atau naik 130,7 persen, Thailand dengan 254.000 perjalanan atau naik 140 persen, dan Jepang dengan 291.000 perjalanan atau naik 58,5 persen.
Negara-negara sumber wisatawan yang jaraknya jauh seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Australia juga membukukan kenaikan yang kuat.
Para wisatawan mancanegara (wisman) menyebut kebijakan pemfasilitasan visa dan layanan China yang lebih baik, kota yang bersih, transportasi yang efisien, dan suvenir kreatif, serta Resor Legoland yang baru saja dibuka di Shanghai, suasana kosmopolitan di Shanghai, atraksi yang beragam, serta infrastruktur modern sebagai daya tarik utama.
Untuk mengukuhkan posisinya sebagai destinasi utama di China, Shanghai meluncurkan inisiatif “This is Shanghai”.
Inisiatif promosi pariwisata ini menampilkan film-film promosi dengan “duta kota”, buku panduan “paspor budaya”, dan rute pengalaman yang telah terkurasi, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan interaktif bagi para pelancong global.
Para pejabat kota menekankan upaya berkelanjutan untuk mengintegrasikan “eksposur budaya di perhentian pertama” dengan penceritaan yang mendalam, memosisikan Shanghai sebagai pusat pariwisata kelas dunia dengan daya tarik global.